Tampilkan postingan dengan label Text. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Text. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Maret 2014

JOB VACANCY ADVERTISEMENT & JOB APPLICATION LETTER

PT Green Planet Indonesia
A national company located in West Jakarta, with the business of organic fertilizer agricultural / plantation and labor environment in mining and oil and gas industry, requires an experienced workforce and want to achieve:

Finance & Accounting (FA)
Jakarta Raya

Requirements:
• Education S1 Accounting.
• Women
• Finance: Fresh Graduate to 2 years experience
• Accounting experience Min.
2 years
• Able to operate Microsoft Office with good
• Able to work independently and hardworking
• Ability to work accurately, diligent, workmanlike and under pressure

Send CV / Resume and your recent photos to:

hrd.greenplanet@gmail.com
or
PO BOX 6349 JKBKJ 11530

Minggu, 02 Februari 2014

CONDITIONAL SENTENCE

Conditional Sentence (=Kalimat pengandaian) adalah kalimat yang digunakan untuk menyatakan sesuatu yang mungkin terjadi atau mungkin tidak terjadi seperti yang diharapkan. Kalimat pengandaian terdiri atas dua bagian, yaitu man clause (induk kalimat) dan if clause (anak kalimat). Dalam if clause terkandung syarat-syarat yang harus dipenuhi agar keadaan seperti terkandung dalam main clause dapat terwujud. Oleh karena itu, conditional sentences disebut juga kalimat bersyarat. Conditional Sentences atau kalimat pengandaian terdiri dari dua jenis yaitu real conditional (nyata) dan unreal/ contrary to fact (tidak nyata).
Conditional sentences pada umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. digunakannya kata if dalam anak kalimat (subordinate clause). Karena clause ini diawali oleh if maka disebut if clause.
b. digunakannya modal auxiliary, seperti will, can, may, must, would, could, might, etc. pada pokok kalimat (main clause).
Ada beberapa tipe Conditional Sentence, yaitu:
  1. Type I: Future Conditional
  2. Type II: Present Conditional
3. Type III: Past Conditional
1. Type I: Future Conditional
Kalimat ini mengungkapkan kejadian yang diharapkan akan terjadi di masa yang akan datang dan memiliki kemungkinan untuk terjadi. (probable condition)
Pola kalimat:
If + S + Verb (present), S + future tense
atau
subjek + future tense, if + subjek + future tense
Contoh:

Rabu, 15 Januari 2014

English test (vocabulary)




1. I'm .....  of, although I'm not a winner
  a.calm    c.unfriendly
  b.proud  d.sad

2. I ...... my dad who was in Singapore
  a.lonely               c.angry
  b.embarrassed  d.homesick

3. What do you feel when you see a ghost?
  a.nervous           c.Frightened
  b.embarrassed  d.sad

Minggu, 29 Desember 2013

Spoof Text

Spoof text adalah salah satu jenis teks bahasa Inggris yang isinya mengenai cerita lucu. Siapa sih yang tidak tersenyum jika ada hal yang bersifat lucu? Orang stress aja kali ya? Jika narrative text cenderung menceritakan suatu kisah dengan berbagai permasalahan yang harus dipecahkan; dan jika recount text lebih condong menceritakan kegiatan seseorang dalam urutan waktu tertentu, spoof text masih berbeda dengan dengan kedua teks tersebut. Apa sih Spoff text itu ?


DEFINISI SPOOF TEXT

Disebutkan dalam Cambridge Advance Learner's Dictionary Online, ada dua makna spoof. Pertama, sebagai kata benda, spoof bermakna, "a funny and silly piece of writing, music, theatre, etc. that copies the style of an original work". Sedang kedua, spoof sebagai kata kerja, bermakna, "to try to make someone believe in something that is not true, as a joke."
Dari kedua arti spoof di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian spoof text adalah sebuah teks yang berisi tentang humor meski sebagian teksnya sudah dimodifikasi dari aslinya.

GENERIC STRUCTURE OF SPOOF TEXT

Generic Structure (Susunan umum) dalam spoof text adalah :
  1. Orientation, berisi pengenalan tokoh, latar, setting dll.
  2. Events, berisi peristiwa atau kejadian
  3. Twist, ending cerita (akhir cerita yang dianggap lucu, kadang tidak terduga)
Penjelasan mengenai orientation dan event sudah sering dibahas, khususnya pada pelajaran narrative text dan recount text. Dalam spoof text pun, orientation dan event tidak jauh berbeda dengan yang ada dalam narrative dan recount.
Sedang untuk twist, bagi seorang yang belum terbiasa menulis cerita lucu mungkin sangat sulit; untuk memahami twist saja sudah sulit, apalagi mengarang sendiri...

Ya, untuk memahami twist, kita membutuhkan selera humor tinggi hingga kita mampu mencerna apa dibalik kelucuan yang terkandung dalam twist ini. Sebab biasanya sangat sulit memperkirakan, "apa sih bagian lucunya?"

Example :
                                                                     The Lucky Coat

One day Nasreddin had been invited to the dinner party. He went to the party by wearing old clothes.
When he arrived in the party, nobody looked at him and nobody gave him a seat. He got no food in the party so he went home and change his clothes
Next he put on his best clothes. He wore his newest coat and went to the party again. The host at once got up and came to meet him. The host offered him the best table and gave him a good seat and served him the best food
Nasreddin sat and put off his coat. He put his coat and said; “Eat the food, Coat!” the hosts and guests were very surprised and asked Nareddin; “What are doing?” Nasreddin replied calmly; “When I came here with my old clothes, nobody looked at me. Then I went home and put on my best clothes. I came back in my newest coat and you all give me this best food and drink. So, you give food to my coat instead of me”. Getting Nasreddin's answer, they just shook the head. 

Hortatory Exposition

PENGERTIAN HORTATORY EXPOSITION TEXT Disebutkan dalam Concise Oxford Dictionary, Hortatory termasuk kata sifat (adjective) bermakna "tending or aiming to exhort" ("cenderung atau bertujuan mendorong / mendesak orang lain untuk melakukan sesuatu"). Sedangkan Exposition bermakna "a comprehensive description and explanation of a theory" ("Penjelasan dan penjabaran sebuah teori secara komprehensif"). Jadi secara bahasa, jika disimpulkan, hortatory exposition adalah teks yang menjelaskan sebuah teori/masalah secara komprehensif dengan tujuan mendorong orang lain melakukan / tidak melakukan sesuatu.
GENERIC STRUCTURE OF HORTATORY EXPOSITION Generic Structure, atau susunan umum hortatory exposition adalah sebagai berikut :  

1. Thesis / General Statement Thesis / general statement berisi pernyataan pembuka mengenai topik pembahasan. Sebagai contoh kita akan membahas mengenai bahaya rokok, thesis statement yang bisa kita gunakan misalnya : “Rokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, dan impotensi”.

 2. Arguments Arguments, ”Pendapat” berisi berbagai pembahasan lanjutan dari thesis statement secara detail. Akan lebih baik jika argument ini tidak hanya berisi pendapat pribadi penulis saja tapi juga bisa berisi pendapat para pakar. Mengacu pada contoh thesis statement tentang rokok di atas, kita bisa membuat arguments pendukung dengan lebih detail, misalnya :
Argument 1 : Saya mengira serangan jantung yang dialami direktur PT. LaptopButut, Pak “XXX”, disebabkan karena intensitas merokok lebih banyak dari pada minum air putih.(Terus kembangkan paragraf ini lebih dalam)
 Argument 2 : Telah banyak dibuktikan bahwa rokok hampir menjadi sebab utama penyakit kanker. (Terus kembangkan paragraf ini)
 Argument 3 : Impotensi seorang bos “XXX” di kota “XXX” disebutkan karena kebiasaanya merokok sebelum tidur. (terus kembangkan lagi paragraf ini)  

Kamis, 07 November 2013

SK & KD B.Inggris Kelas XI Semester 1


STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR BAHASA INGGRIS KELAS XI semester 1

Mendengarkan

1.      Memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks  kehidupan sehari-hari

1.1  Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi)  resmi dan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan dalam konteks  kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: menyampaikan pendapat, meminta pendapat, menyatakan puas, dan menyatakan tidak puas

Expressing satisfaction and dissatisfaction (UNGKAPAN KEPUASAN DAN KETIDAKPUASAN)

Satisfaction is a pleasant feeling which you get when you receive something you wanted, or when you have done receive something you wanted, or when you have done something you wanted to do.something you wanted to do.
        Dissatisfaction is unpleasant felling in your complaintwhen you get something that is not wanted to do.when you get something that is not wanted to do

EXPRESSIONS OF ASKING AND GIVING OPINION (Meminta dan Memberikan Pendapat)



Opinion is including  the words of opinion and argument/ reasons.
Opinion dialogue is a dialog consists of two persons or more who have opinion each others. It can use the expressions, such as in my opinion, in my view, I think etc.  Argument dialogue is a dialog that states the arguments or reasons. It can use the words such as first, second etc for arranging arguments.
Asking opinion : 

Adjective clauses

Adjective Clauses by Qoidatur Rizqiyah & Susi Elfi Rahayu XI IPS 1


Adjective clauses atau klausa adjektiva adalah dependent clause yang memiliki subjek dan predikat yang tidak berdiri sendiri dalam kalimat. Adjective clauses ini berfungsi seperti halnya adjectives yang menerangkan nouns (kata benda) atau pronouns (kata ganti).


Perhatikan contoh berikut ini:

- the red coat (adjective)

- the coat which I bought yesterday (adjective clause)


Seperti halnya kata “red” pada contoh pertama, dependent clause which I bought yesterday” pada contoh kedua juga menerangkan kata benda “coat”. Adjective clause ini terletak sesudah nouns atau pronouns yang diterangkan, sedangkan adjective terletak sebelumnya.



Ada dua jenis kata yang digunakan dalam adjective clauses, yaitu relative pronouns dan subordinate conjunctions.

Report Text

A. Pengertian Report Text

Report Text adalah salah satu dari ke-13 jenis teks bahasa Inggris (Types of Text) yang menghadirkan informasi tentang sesuatu seperti alam, hewan, tumbuhan, hasil karya manusia, dan fenomena sosial dengan apa adanya. Informasi yang dihadirkan dalam Report Text adalah hasil dari observasi dan analisis secara sistematis.

B. Tujuan Komunikatif Report Text

Tujuan komunikatif dari Report Text adalah menyampaikan informasi tentang sesuatu, apa adanya, sebagai hasil pengamatan sistematis atau analisis. Yang di deskripsikan dapat meliputi gejala alami, lingkungan, benda buatan manusia, atau gejala-gejala sosial. Deskripsi sebuah Report Text dapat berupa kesimpulan umum, misalnya, ikan paus termasuk binatang mamalia karena ikan tersebut melahirkan anaknya.

Recount Text

A. Pengertian Recount Text

Recount Text adalah salah satu dari jenis teks bahasa Inggris yang menceritakan kembali kejadian-kejadian atau pengalaman-pengalaman di masa lampau. Tujuan dari Recount Text adalah untuk memberikan informasi atau untuk menghibur pembaca. Di dalam Recount Text tidak terdapat komplikasi (Complication) seperti halnya di Narrative Text.

 
B. Tujuan Komunikatif Teks Recount 

Tujuan komunikatif Recount Text seperti penjelasan di atas adalah untuk melaporkan peristiwa, kejadian atau kegiatan dengan tujuan memberitakan atau menghibur tentunya tanpa ada konflik di dalam cerita tersebut.
 
C. Generic structure Teks Recount
 
1. Orientation
Orientation atau pengenalan yaitu memberikan informasi tentang siapa, di mana, dan kapan peristiwa atau kegiatan itu terjadi di masa lampau.

Senin, 04 November 2013

Narrative Text

Narrative text is a text which contains about story (fiction/non fiction/tales/folktales/fables/myths/epic) and its plot consists of climax of the story (complication) then followed by the resolution. A narrative text is a text amuse, entertain and deal with actual or vicarious experience in different ways. Narrative deal with problematic events which lead to a crisis or turning point of some kind, which in turn finds a resolution. The narrative text short story is telling of a story or an account of a sequence of events. One of the four traditional forms of composition (along with description, exposition, and persuasion). Narration differs from exposition, which can also relate a sequence of events, in that narration need not be factual and may be written from the perspective of a character in the text. The generic structure of a narrative text: 1. Orientation: Sets the scene and introduces the participants.